Disini Kami Menyambutmu


wahai kalian yang berada tepat di hadapan kami saat ini..!

sesungguhnya kami telah dikejutkan,
oleh sebuah berita tentang kedatanganmu.

kami mendengar, dan kami melihat.
saat ratusan langkah kaki menderap,
menuju suatu titik yang kau cirikan dengan islam.

*

wahai engkau,
yang Allah gerakkan bola matanya untuk menatap kami,
yang Allah gerakkan kakinya untuk menghampiri kami,
yang Allah gerakkan hatinya untuk memilih berada disini.

kami yakin kau bukan sembarang orang.
kau tak datang kepada kami karena kebetulan.
karena kau lah orang-orang pilihan,
yang Allah tetapkan pertemuannya dengan kami.maka disini,
kami tak ingin mempersoalkan darimana asalmu, seperti apa rupamu, dan bagaimana masa lalumu.
tentu saja tidak. kau istimewa dengan apa yang kau miliki saat ini.
tapi lebih dari itu, kami sungguh ingin bertanya,

siapkah engkau,
meniti jalan ini bersama kami,
di jalan setapak yang tak banyak dilalui orang,
namun memiliki keutamaan melebihi apapun?

siapkah engkau, wahai saudaraku,
untuk menuju kepada suatu kebaikan,
yang dengannya semesta alam tak henti-hentinya menyenandungkan doa untukmu?

siapkah engkau, wahai saudaraku,
untuk bersegera dan berlomba,
memperebutkan benih benih aqidah,
lantas menuai amal shalih daripadanya?

siapkah engkau?

*

sesungguhnya,
telah lama kami menantikan,
jiwa jiwa pembaharu yang siap memperbaiki diri,
yang bergairah menuntut ilmu, yang tak lelah akan amal,
yang siap mengejawantahkan ilmunya demi manfaat bagi semesta.

sesungguhnya,
telah lama kami merindukan,
para pemuda yang kuat keinginannya untuk menang,
yang teguh dalam prinsip, yang tak kalah oleh hawa nafsu,
yang bergelora semangatnya untuk mengejar surga.

*

jika itu kau,
maka inilah kami yang menyambutmu..!
jika itu benar-benar kau,
maka inilah kami yang menyambutmu..!

yang dengannya,
sudah tiba waktunya bagiku
untuk mengubah frasa antara kau, aku, kami, dan kalian,
menjadi KITA..

yakinlah saudaraku,
bahwa suatu saat kelak,
bersama, kita akan menjadikan kampus ini,
sebagai taman-taman kehidupan,
yang menjelma bak surga duniawi,
dan dipenuhi semerbak bunga kebaikan,
yang tumbuh subur diatas keimanan dan tali persaudaraan..

karena kita, sejak detik ini, telah bersatu, sebagai sebuah keluarga..
dan karena kita, untuk selamanya, akan tetap menjadi keluarga..

***

Dalam cinta penuh asa,
Kajian Islam Sistem Informasi
Karena Kita Saudara

copyright by supergreat gamais 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s